Mana Lebih Untung Beli Rumah Jauh atau Sewa Dekat Kantor?
April 2, 2026
Banyak orang tinggal di rumah yang lokasinya jauh dari tempat kerjanya. Mereka harus menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya untuk pergi ke tempat kerja. Salah satu solusi bagi pekerja ini adalah menyewa hunian dekat kantornya. Misalnya menyewa kos-kosan, apartemen, ataupun rumah.
Pengamat properti, Steve Sudijanto mengatakan idealnya tempat tinggal berada dekat tempat seseorang beraktivitas. Namun, cara menentukan seseorang sebaiknya pindah ke dekat tempat kerja adalah dari segi biaya transportasi. Sebab, biaya transportasi itu terukur sedangkan waktu tempuh itu relatif dan bisa disiasati.
Menurutnya, batas untuk menentukan sebaiknya menyewa hunian dekat kantor adalah biaya transportasi yang melebihi 20 persen dari gaji. Jika menggunakan kendaraan pribadi, biaya transportasi sudah termasuk biaya parkir, biaya servis, cicilan kendaraan. Kalau akhirnya memilih untuk sewa hunian dekat tempat kerja, pekerja perlu mempertimbangkan harga sewa dan jarak tempuhnya. Ia menyarankan untuk mencari kos-kosan atau apartemen yang jaraknya dekat kantor, bahkan tidak perlu menggunakan transportasi.
Pilihan jarak jaraknya harus dekat, 500 meter sampai 1 kilometer itu yang ideal tapi maksimal 1,5 kilometer karena itu bisa ditempuh dengan jalan kaki. Pindah hunian ke dekat kantor itu tidak efektif kalau masih harus naik transportasi lagi. Uang transportasi tersebut justru dapat dialihkan untuk sewa tempat tinggal.
Ia menyebut besaran uang transportasi idealnya tidak lebih dari 20 persen dari penghasilan. Sementara itu, anggaran tempat tinggal itu 25-30 persen dari gaji. Dengan begitu, maksimal seseorang bisa menggunakan 50 persen dari penghasilannya buat sewa hunian kalau dekat kantor. Selain itu, dengan pindah ke dekat tempat kerja, pekerja tidak membuang banyak waktu di jalan. Lalu, hidupnya tidak terlalu tertekan karena harus berangkat terlalu awal untuk sampai ke kantor.
Terdapat tiga opsi hunian yang bisa disewakan, yakni kos-kosan, apartemen, dan rumah. Cara menentukannya disesuaikan dengan anggaran. Hunian yang paling terjangkau antara ketiga opsi tersebut adalah kos-kosan. Jenis hunian ini cocok buat dihuni satu orang. Pembayaran bisa dilakukan per bulan.
Kalau punya budget lebih, pekerja bisa menyewa apartemen. Apalagi kalau dihuni oleh dua orang yang bekerja, keduanya bisa patungan membayar sewa. Sama seperti kos-kosan, pekerja bisa membayar sewa setiap bulannya. Apartemen itu bisa ditempatin dua orang jadi lebih lebih ada privacy, artinya lebih tidak ada gangguan, fasilitasnya lebih memandai dan keamanan lebih baik karena ada securitynya.
Kemudian, menyewa rumah itu lebih sesuai kalau penghuninya terdiri dari lebih dari dua orang pekerja. Sebab, harganya lebih mahal dan biasanya biaya sewanya per tahun serta dibayar di muka.
Di sisi lain, jika ingin tinggal di rumah yang jauh dari tempat tinggal, pilih properti yang lokasinya dekat transportasi massal. Jarak rumah dari transportasi sebaiknya tidak lebih dari 1,5 kilometer, agar bisa ditempuh tanpa kendaraan.
Kalau ingin punya investasi dan tidak jauh dari kantor, solusinya mencari hunian yang dekat stasiun LRT, MRT, TransJakarta yang TOD (transit oriented development) living karena kita nggak usah pakai mobil.
Sumber :detik.com